Uncategorized

PENGALAMAN PERTAMA OLAHRAGA DI STUDIO YANG TEPAT

Berapa kali kamu olahraga dalam seminggu? 1x? 2x? atau kalo ngga pernah, berapa kali kamu olahraga dalam sebulan?. Jangan bilang kamu jarang atau ngga pernah olahraga dalam beberapa bulan ini?

SAMA DONG! Hahaha

Aku ya, jarang banget olahraga. Disaat suami ngajakin olahraga pas weekend, aku milih dirumah aja nyantai, nonton TV sambal nyemil. Kalau ditanya, olahraga apa si yang paling disukai? Hum.. im not sure, tapi so far olahraga yang “pernah” aku lakukan dalam setahun terakhir itu lari sama bulutangkis ala ala. Hahaha.

Abis itu kaki tangan pegel semua, seminggu kemudian baru ilang. Iya, wajar, karena memang ngga biasa olahraga. Pernah ngerasain?

Walaupun aku jarang olahraga, tenang aja, badan aku tetep gerak. Olahraganya, ku pindahin kerumah. Ya nyapu, ngepel, nyuci baju, nyuci piring, bebenah. Sehabis ngerjain itu badanku langsung gobyos keringetan kok (pembelaan diri) Hahaha. Sudah-sudah pembenarannya, mari kita hidup dengan cara yang benar.

Saat ini aku juga sedang menjaga kesehatan karena mau mempersiapkan kehamilan. Disarankan sehat dalam segala hal, ya pola tidur, pola makan, makanannya, gaya hidup, kebersihan dan membiasakan olahraga. Penerapan hidup sehat, aku mulai dari makan sayur dan buah setiap harinya. So far makanan yang aku konsumsi ngga neko-neko sih, tapi ngga jarang, makan sembarangan juga, hehehe.

Kalo pagi, aku udah terbiasa makan oat yang plain, siang makan catering dari kantor dengan menu rumahan, nah sore ke malem ini yang bahaya. Ada tukang pempek lewat-panggil, tukang bakso lewat-beli, ngga ada yang lewat? Nitip gorengan atau jajanan sama OB. Ngga pernah habis akal kalo soal jajan. Sekarang ku akhiri kebiasaan itu dengan masak sayur dan buah buat penambah kenyang.

Selain tobat dari konsumsi makanan yang kurang tinggi serat/vitamin, aku juga pengen ikut kelas olahraga di studio biar punya komitmen untuk olahraga. Sebagai pendatang baru di dunia olahraga studio, aku pilih studio yang harganya affordable (ini yang paling utama, maklum ibu-ibu), kenyamanan, lokasinya strategis dan ngga jauh dari tempat tinggal atau dari mana-mana, serta fasilitas yang lengkap. Dan, qadarullah, Clozette Indonesia berbaik hati kasih aku kelas di Tiga Studio. Ini merupakan pengalaman baru buatku. Setelah aku liat review dan media social Tiga Studio, I think it’s a good choice for a person who never get sport class like meehhhh.Lokasi Tiga Studio ngga susah ditemukan, arah ke Santa dan 1 building sama Brilio.net, Signagenya juga besar jadi gampang keliatan. Tempatnya di lantai 2, begitu masuk langsung ketemu sama receptionis untuk registrasi ulang kelas yang kamu booking. Fasilitas disini cukup lengkap, ada mushola, ruang ganti, loker, dan bathroom disertai sabun dan shampoo, handuk juga bisa pinjam. Ngga perlu khawatir disini harum keringat ya, karena disemua sudut bersih, dan harum aromatherapy. Bagi kamu yang lupa bawa minum, disini disediakan air mineral free refill, dan minuman lain serta cemilan sehat yang berbayar.Selain kelas umum, tersedia juga kelas private. Olahraganya pun beragam, ada Zumba, Strong by Zumba, Pound Fit, Basic Yoga, Cardio Boxing, High Intensity Interval Training, dan Piloxing. Harga yang ditawarkan affordable dan kompetitif, untuk sekali kelas kamu cukup membayar Rp100.000, tapi kalau kamu merasa ngga puas dateng sekali-sekali, langganan bulanan aja dengan harga Rp790.000. Instruktur disini ramah dan memaklumi pengunjung yang baru sekali datang atau bahkan baru pertama kali coba olahraga di Studio. Kamu akan dijelaskan olahraga tersebut seperti apa, tip&trik, dan selama olahraga, instrukturnya bikin kita selalu semangat, walaupun gerakan kita salah/kadang suka bikin gerakan sendiri, tetep aja dibilang good job, supaya kita semangat terus.Dari sekian banyak jadwal kelas, aku memilih kelas yang ada diweekend, yaitu Zumba dan Pound Fit. Kelas pertama yang aku coba adalah Pound Fit bersama Coach Ria. Satu kata, SERU! Mukul-mukulnya itu loh yang bikin seru, kaya sekalian stress release, ditambah teriak whoo! Haa! gitu terus haha. Disini ngga dipaksakan kok, kamu harus sama percis dengan instruktur, kalu ngga bisa squad, yang berdiri aja, kalau ngga bisa mukul ke lantai, ya mukul angin aja. Intinya kamu bergerak. Begitu pula dengan kelas Zumba yang aku ikuti bersama Coach Sila, gerakannya sungguh beragam, tarian dan senam menyatu. Hafal? Susah! Tapi kena deh dikit-dikit. Disela-sela berolahraga juga kamu dikasih waktu untuk minum/istirahat, tapiiii, concern dari Coach Sila, kamu harus tetap bergerak, misal jalan ditempat udah cukup, karena begitu kamu istirahat dengan ngga bergerak, badan kamu bisa langsung ngerasa capek.Bagiku, ikut kelas distudio bukan Cuma untuk nurunin berat badan, karena sebenernya aku menjaga berat badanku selama ini dari makanan aja tanpa olahraga. Tapi, ini baik banget untuk kesehatan tulang, peredaran darah dan stress release. Wajar dan umumnya memang kalo jarang olahraga akan merasa capeknya na’udzubillah setelah selesai kelas, tapi lama-kelamaan badan kita akan terbiasa dan nagih untuk melakukan kegiatan itu lagi, karena udah merasa nyaman dan seger. Jadi kalo ngga dilakuin lagi, ada yang hilang malah ada orang yang pegel-pegel kalo ngga olahraga. Hahaha.Setelah aku merasakan sendiri gimana rasanya ikut kelas olahraga di Tiga Studio, aku sarankan kalian mencoba hal yang sama. Selain untuk komitmen demi kesehatan diri sendiri, ikut kelas seperti ini bisa dijadikan healthy lifestyle untuk kita. Pertemanan Sehat kao kata Dian Sastro. Ketemu temen-temen baru yang saling support dalam kebaikan.

Olahraga lagi yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *